Batik Keraton

H. Santosa Doellah, pendiri Batik Danar Hadi memberikan definisi Batik Keraton sebagai wastra batik tradisional, ter

utama yang tumbuh dan berkembang di Keraton-Keraton Jawa (termasuk Keraton Cirebon dan Sumenep). Tata susun ragam hias dan pewarnaannya merupakan paduan yang mengagumkan antara matra seni, adad, pandangan hidup dan kepribadian lingkungan yang melahirkan karya seni ini, yaitu lingkungan Keraton.

Sebagian besar pola-pola batik Keraton mencerminkan pengaruh Hindu-Jawa yang pada Zaman Pajajaran dan Majapahit berpengaruh sangat besar dalam seluruh tata kehidupan dan kepercayaan masyarakat Jawa. Pada perkembangannya setelah masuknya ajaran Islam maka terjadi berubahan bentuk dengan stelisasi pada hiasan yang terkait dengan bentuk makhluk hidup.

Pengaruh Hindu-Jawa tercermin dengan jeias pada batik~batik Keraton berpola Semen. Meskipun susunan ragam hias batik Keraton memiliki aturan yang baku, namun berkat kebebasan dalam menyusun serta memilih ragam hias utama, isen-isen dan ragam hias pengisi, maka batik motif Semen memiliki banyak sekali ragamnya.

Sebagian besar Warisan budaya klasik Jawa yang masih bertahan hingga kini tetap mengandung unsur Hindu-Jawa. Suatu akulturisasi budaya yang tetap terpelihara di dalam lingkup kehidupan Keraton, sekalipun perubahan dan perkembangan masyarakat di luar Keraton berlangsung dari waktu ke waktu, dan pengaruh Hindu-Jawa perlahan-lahan semakin surut.

 

Sumber: Buku BATIK karya ADI KUSRIANTO

==============================================

Kami menerima cetak batik desain sesuai pesanan & terima jahitan dalam jumlah besar/masal. info lebih lanjut bisa hubungi:
Telp/WA: 0877-8203-6325 (XL)
a.n Bpk. Deden

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *