Mengenal Ragam Hias Motif Batik Klasik

Batik dalam masyarakat Jawa memang tidak terlepas dari

ajaran filsafat Jawa yang secara tersirat menjelaskan hubungan mikrokosmos, metakosmos dan makrokosmos. Pandangan tentang makrokosmos harusmenyadari tempat dan kedudukannya dalam jagat raya ini. Metakosmos yang biasa disebut “mandala”  adalahkonsep yangmengacu pada “dunia tengah”, duniaperantara antara manusia dan semesta atau Tuhan. Sementara itu, mikrokosmos adalah dunia batin, dunia dalam diri manusia.

Karena orang Jawa pada masa itu belum terbiasa berpikir abstrak, maka segala ide dituangkan dalam simbol-simbol yang lebih kongkret. Itulah sebabnya dalam budaya Jawa banyak digunakan simbol-simbol atau lambing-lambang.
Motif-motif batik klasik mengandung beberapa arti, bagi orang Jawa. Selain mengandung arti, ornament-ornamen batik klasik juga hharus dapat melahirkan rasa keindahan. Dalam arti keindahan itu merupakan perpaduan yang harmonis antara komposisi tata warna dan susunan bentuk ornamennya.

Motif pada batik harus mampu memberikan keindahan jiwa, susunan ornament dan tata warnanya mampu memberikan gambaran yang utuh, sesuai denga paham kehidupan.

 

Sumber: Buku BATIK karya ADI KUSRIANTO

==============================================

Kami menerima cetak batik desain sesuai pesanan & terima jahitan dalam jumlah besar/masal. info lebih lanjut bisa hubungi:
Telp/WA: 0877-8203-6325 (XL)
a.n Bpk. Deden

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *